Arfin rose:
jarum jam yang berdetak di hatimu
jarum jam yang berdetak di hatimu
menyisakan ruang kosong yang diamdiam
kau siapkan entah untuk pemujaan apa
dan selalu tentang cinta, luka, dan kematian
langit-langit kusam di kamarmu
memberi jejak pada tiap cicak yang berkejaran
sesekali mencari jalan seorang diri
di tepian kata yang nyaris kehilangan eja
lalu kudapati dirimu tersudut di tepian malam
bagai sepasang bidadari terjebak di kedalaman hati
susah payah tampak kaucoba tuk mengingkari
apa yang telah tertulis jauh sebelum hening menyepakati
Yogyakarta, 5 November 2007
NOCTURNO
aku adalah lelaki yang sengaja disiapkan untuk dikalahkan malam
dan kawanan bintang tak henti-hentinya menggunjingku:
tentang janji yang kian tak terpenuhi
tentang percintaan yang tak pernah tuntas
tentang hati yang tak lelah menanti
hingga fajar selalu dapat menyelamatkanku
dari suara-suara sunyi yang tak terkelabui
atau mimpi-mimpi yang selalu menagih arti
dan aku akan terus melanjutkan pagi
dengan suasana hati yang kian tak pasti
Yogyakarta, 2008
Minggu, 27 Januari 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar